Tidak Laku, Suzuki Putuskan Stop Produksi Intruder 155cc

by -121 Views
Tidak Laku, Suzuki Putuskan Stop Produksi Intruder 155cc

Garudamuda.co.id – Suzuki India memutuskan untuk menghentikan produksi Suzuki Intruder 155 cc akibat angka penjualan yang tidak sesuai harapan.

Tercatat sepanjang Januari sampai dengan Mei 2022 tak satupun unit Suzuki Intruder yang dilepas ke konsumen. 

Hal ini akhirnya membuat perusahaan asal Jepang tadi memutuskan untuk menghentikan produksi penantang Bajaj Avenger ini.

Suzuki VS 400 Intruder [Garudamuda.co.id/Manuel Jeghesta Nainggolan].rr

Selain itu, seperti dilansir dari Rushlane, Suzuki Intruder dikabarkan kurang menjadi pilihan konsumen akibat tampilan desain yang kurang menarik.

Baca Juga:
Ingin Meminang All-New Suzuki Ertiga Hybrid? Silakan Manfaatkan Layanan Tukar Tambah Ini

Diluncurkan pertama kali pada 2017, Suzuki Intruder bertujuan untuk menawarkan pengalaman unik kepada para konsumen setia. Namun seiring perjalanan, penjualan Suzuki Intruder terus merosot.

Puncaknya terjadi Desember 2021 hingga Mei 2022. Tidak ada satupun unit yang dikirim dari perusahaan.

Ada beberapa alasan yang menjelaskan mengapa Suzuki Intruder kurang diminati. Desain yang ditampilkan dianggap terlalu berlebihan oleh banyak penggemar. 

Sementara panel melengkung yang tersemat pada motor dianggap terlalu besar untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin 155cc.

Suzuki Intruder sendiri pernah dipamerkan di Indonesia lewat ajang Jakarta Fair 2018. Saat itu Suzuki berusaha melakukan tes pasar untuk mengetahui minat konsumen terhadap motor ini.

Baca Juga:
All-New Suzuki Ertiga Hybrid Jadi LMPV Pertama, Simak Teknologi MHEV yang Disandangnya

Suzuki Intruder menggendong mesin berkapasitas 155 cc satu silinder yang mampu menyemburkan tenaga hingga 14 dk dan torsi 14 Nm pada 6.000 rpm serta dilengkapi transmisi 5-percepatan.



#Tidak #Laku #Suzuki #Putuskan #Stop #Produksi #Intruder #155cc

Sumber : www.suara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.